
SMAN 1 Mijen menyelenggarakan kegiatan keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H pada Jumat, 28 Agustus 2026 dengan mengambil tema Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Generasi yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia. Kegiatan yang berlangsung di Mushola Darul Fikri ini diikuti oleh warga sekolah yang terdiri dari siswa kelas X, XI, XII , Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 H menjadi salah satu momentum penting bagi keluarga besar SMAN 1 Mijen untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan dan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk memahami bahwa peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat keimanan dan menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian Kegiatan yang Penuh Makna
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan dengan penuh penghayatan menciptakan suasana religius di Mushola Darul Fikri. Pembacaan Al-Qur’an oleh siswa kelas XI 6 atas nama Akbar Hendi Pratama dengan Saritilawah Meylinda Yusafira kelas XI 3 menjadi pembuka acara yang mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMAN 1 Mijen, Mustaqimah, S.Pd, M.Pd. Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar peringatan Maulid Nabi dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta meneladani perilaku Rasulullah SAW.
Keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan peserta didik. Sikap jujur, amanah, disiplin, rendah hati, menghormati orang lain, serta peduli terhadap sesama merupakan nilai-nilai yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara keagamaan, tetapi juga mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Tausiah Ustad
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustad KH. Fathan Abdul Azis , S.Pd.I dari Demak . Dalam tausiah tersebut, peserta mendapatkan siraman rohani mengenai kehidupan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Penyampaian tausiah menjadi bagian utama kegiatan karena memberikan kesempatan kepada para peserta untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW dalam menyampaikan ajaran Islam. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah untuk menjadi pribadi yang lebih baik, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.
Suasana tausiah semakin semarak dengan lantunan lagu – lagu islami, dari grup rebana Qotrun Nada SMAN 1 Mijen. Iringan rebana bernuansa Islami memberikan warna tersendiri dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi. Selain menjadi hiburan yang bernilai religi, penampilan tersebut turut menunjukkan kreativitas dan potensi seni keagamaan yang berkembang di kalangan peserta didik.
Menumbuhkan Karakter Religius di Lingkungan Sekolah
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 1 Mijen tidak hanya bertujuan untuk memperingati sebuah peristiwa penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun karakter religius peserta didik.
Melalui kegiatan bersama seperti ini, siswa dapat belajar tentang pentingnya kebersamaan, menghargai sesama, menjaga sopan santun, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat pendidikan karakter yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan pribadi yang berakhlak mulia.
Kegiatan yang dilaksanakan di Mushola Darul Fikri ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara seluruh warga SMAN 1 Mijen. Kebersamaan dalam mengikuti rangkaian acara menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Momentum untuk Meneladani Rasulullah SAW
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini, diharapkan dapat memberikan kesan dan manfaat bagi seluruh peserta. Semangat yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi dapat diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Meneladani Rasulullah SAW dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi teman, bertanggung jawab terhadap tugas, menjaga kebersihan, serta membiasakan diri untuk berbuat baik kepada orang lain.




